Kamis, 28 April 2011

Refleksi dan Diagnosa Penyakit di Telapak Tangan

PENYAKIT & Telapak TANGAN yang Direfleksi

Pada telapak tangan terdapat sejumlah titik refleksi akupunktur yang berhubungan dengan organ-organ tubuh.Titik-titik refleksi tersebut dapat menimbulkan efek penyembuhan dan pencegahan terhadap suatu penyakit melalui perangsangan atau penekanan. Satu daerah refleksi sendiri diyakini memiliki indikasi terhadap lebih dari satu penyakit.

Menurut praktisi pengobatan tradisional yang juga akupunkturis, H.M. Hembing Wijayakusuma, refleksi diambil dari kata refleks, yang artinya gerak tidak disengaja atau gerak yang otomatis.Sedangkan terapi, bermakna pengobatan atau usaha untuk memulihkan kesehatan orang yang sedang sakit.

Jadi, makna terapi refleksi secara harfiah adalah pengobatan secara spontan atau tak sengaja.Sebenarnya zona refleksi ini terdapat di seluruh tubuh, tapi lazimnya terdapat di kaki dan tangan, terutama pada telapaknya. Zona atau daerah refleksi ini merupakan titik pusat urat saraf, di mana titik-titik tersebut berkaitan erat dengan organ-organ tubuh tertentu. Apabila daerah tersebut dipijat, sirkulasi darah pada organ yang bersangkutan menjadi lancar. Jika sirkulasi darah lancar, tubuh akan lebih sehat.Setiap organ tubuh memerlukan darah untuk melangsungkan fungsinya secara normal. Darah tersebut membawa zat gizi dan oksigen yang diperlukan oleh tubuh.

Di samping itu, darah juga membersihkan kotoran-kotoran yang tersisa dalam tubuh. Diyakini, bila sirkulasi darah lancar, tubuh akan terasa segar dan sehat.Sebaliknya, bila ada sisa kotoran, misalnya kotoran yang berasal dari makanan yang mengandung kolesterol berlebihan, tubuh akan mengalami gangguan. Bila tidak segera dibersihkan, maka kotoran itu akan mengendap sehingga mengganggu saluran peredaran darah. Maka terjadilah penyakit.Dalam hal ini, telapak tangan dapat menjadi alat diagnosa suatu penyakit yang sifatnya komplikatif, karena dapat menunjukkan adanya gangguan fisiologis dalam tubuh.Yang perlu diingat, dalam hal memanfaatkan terapi refleksi telapak tangan ini, Anda tetap disarankan untuk berhubungan dan berkonsultasi dengan ahlinya.


Penyakit dan Telapak Tangan yang Direfleksi !


[231114.jpg]


1. Migren
Area yang direfleksi: sisi kiri dan kanan jari tengah, bagian telinga kiri dan telinga kanan, serta ubun-ubun. Dapat pula dirangsang: limpa, tekanan darah tinggi, mata kiri, mata kanan, dan tekanan darah rendah.

2. Pundak Pegal
Jika mengalami pundak pegal, area refleksi yang tepat terletak di bagian pangkal telunjuk dan kelingking. Yaitu mengarah pada titik kelelahan, lengan kanan, dan lengan kiri. Area ini juga bisa untuk bagian liver dan saluran liver yang terasa tidak enak.

3. Tekanan Darah Tinggi
Area yang tepat ialah di sisi jari tengah pada zona ginjal kiri dan ginjal kanan. Lakukan juga perangsangan pada titik jantung bagian kanan, jantung bagian kiri, anak ginjal kanan, anak ginjal kiri, dan tekanan darah tinggi. Serta titik akupunktur shixuan di ujung-ujung jari.

4. Tekanan Darah Rendah
Area yang tepat untuk dirangsang adalah titik tekanan darah rendah, anak ginjal kanan, dan anak ginjal kiri. Titik akupunktur hegu dan titik akupunktur peningkat tekanan yang terletak di belakang telapak tangan dekat pergelangan tangan dapat dikombinasikan dengan terapi refleksi.

5. Kelelahan Mata
Daerah refleksi yang efektif untuk kelelahan mata berpusat di lever, ginjal kiri, ginjal kanan, mata kiri, anak ginjal kanan, anak ginjal kiri, dan radang kantung empedu.

6. Anemia
Daerah refleksi yang tepat untuk anemia terletak di liver, limpa, anak ginjal kanan, anak ginjal kiri, organ otak (berada pada titik shi xuan, jari tengah dan titik shi xuan ibu jari), dan lambung.

7. Jantung
Daerah refleksi yang tepat terdapat pada jantung bagian kanan, dan cabang saluran pernapasan.

8. Diabetes
Diabetes juga bisa dikurangi dengan memijat daerah refleksi telapak tangan yang tepat. Yaitu: pankreas, limpa, hipertiroid, meridian limpa, dan kelenjar hormon.

9. Liver
Area refleksi untuk penyakit liver yaitu, titik liver, limpa, pembengkakan dan penggumpalan, dan hati cemas.

10. Ginjal
Zona refleksi yang tepat terletak di ginjal kiri dan ginjal kanan. Juga titik yang berkaitan seperti anak ginjal kanan, anak ginjal kiri, kandung kemih, dan rahim/prostat juga baik untuk dirangsang.

Catatan:
Selama melakukan refleksi telapak tangan, sebaiknya didampingi seorang ahli refleksi atau akupunkturis. Atau bisa hubungi Hembing Wijayakusuma dengan alamat di atas.Sediakan Tusuk Gigi

Menurut praktisi pengobatan tradisional yang juga akupunkturis, H.M. Hembing Wijayakusuma, berikut ini adalah ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam terapi refleksi telapak tangan:
Pada telapak tangan terdapat area-area refleksi yang berhubungan dengan bagian-bagian tubuh, di antaranya: daerah ginjal, paru-paru, maag, usus besar, usus duabelas jari, jantung, lambung, dan tenggorokan.
Misalnya, jika ginjal mengalami suatu gangguan, area refleksi ginjal akan terasa sakit dan tidak enak bila ditekan.Bila seseorang terserang suatu penyakit, baik disadari atau tidak, terjadi perubahan warna dan elastisitas telapak tangan.
Terapi tak boleh dilakukan dalam keadaan tegang, karena pada keadaan tegang otot dan urat saraf juga ikut menjadi tegang sehingga terapi tak akan memperoleh hasil yang maksimal. Lebih baik terapi dilakukan ketika dalam keadaan rileks.
Terapi tak boleh dilakukan dalam keadaan mabuk, kelelahan, atau kenyang (sehabis makan).Jika ingin melakukan terapi refleksi sehari dua kali, selang waktunya harus lebih dari enam jam.
Sebelum memulai terapi refleksi telapak tangan, terlebih dahulu sediakan sekotak tusuk gigi. Pisahkan lima sampai delapan tusuk gigi dan rapikan ujungnya yang runcing, lalu bagian yang tumpul diikat kencang dengan karet gelang. Persediaan tusuk gigi yang cukup banyak itu berguna sebagai cadangan pemakaian kalau tusuk gigi yang dipakai telah agak rusak.
Selain dengan tusuk gigi, terapi juga bisa dilakukan dengan menggunakan kuku jari tangan atau alat elektronik. Namun dengan tusuk gigi, terapi ini akan jauh lebih praktis, ekonomis, dan hasilnya lebih optimal.
Duduklah dengan posisi yang santai dan tariklah napas dalam-dalam sebanyak dua sampai tiga kali agar pikiran terkonsentrasi. Telapak tangan berada dalam posisi datar dan rileks. Pada prinsipnya, perangsangan dilakukan pada satu telapak tangan, kiri atau kanan. Jika keduanya dirangsang secara bergantian, akan lebih maksimal hasilnya.
Terapi dilakukan dengan tusuk gigi berada dalam posisi vertikal atau tegak lurus. Perangsangan atau penekanan dimulai dari bagian yang dirasakan sakit. Penekanan dilakukan secara bertahap. Mula-mula dilakukan secara perlahan kemudian meningkat agak keras sampai kulit telapak tangan memerah dan agak sakit.
Pada mulanya setiap bagian dapat ditekan selama satu sampai dua menit. Setelah agak terbiasa, bisa dilakukan kira-kira lima menit sesuai kondisi tubuh.Terapi refleksi sebagai pemulihan tenaga pada penderita penyakit dalam yang parah, baru dapat dilakukan setelah penyakitnya sembuh.
Pengobatan refleksi harus dihentikan apabila suhu badan mencapai 38 derajat celsius.Efek pelaksanaan refleksi ini dapat dirasakan keesokan harinya. Jika pada malam hari tidur terasa nyenyak, berarti refleksi yang dilakukan sudah tepat.
Tapi sebaliknya, jika tubuh terasa masih sakit atau pegal-peggal, berarti daerah yang direfleksi tidak tepat, atau penekanan terlalu kuat dan lama.Bila terjadi kondisi demikian, sebaiknya hentikan terapi dalam sehari. Kemudian dicoba lagi pada hari berikutnya. Pilih waktu yang tepat sesuai dengan kondisi tubuh.
Kondisi tubuh yang prima merupakan faktor penunjang untuk memperoleh hasil yang lebih baik.Terapi ini perlu dilakukan terus menerus selama 10 sampai 12 hari. setelah itu, beristirahatlah selama tiga sampai empat hari agar khasiat terapi lebih optimal. Penyakit yang lebih kronis memerlukan waktu yang lebih lama, yaitu sekitar dua sampai tiga bulan untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.
Terapi refleksi ini berkhasiat meredakan rasa sakit dengan cepat. Namun, untuk penyembuhan diperlukan ketekunan setiap hari selama batas waktu penyembuhan, dengan memperhatikan hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Selama menjalani terapi, janganlah sekali-sekali mengabaikan gejala-gejala sakit yang dirasakan oleh tubuh. Gejala tersebut harus segera dihilangkan, dan terapi refleksi telapak tangan merupakan salah satu cara untuk mencegah penyakit bertambah parah.
@ Suharso Rahman

Selasa, 26 April 2011

CUCI DARAH PADA GINJAL

Ada dua macam cuci darah, yakni hemodialisis dan dialisis peritoneal. Prinsipnya, pada proses dialisis, darah akan dialirkan ke luar tubuh dan disaring. Kemudian darah yang telah disaring dialirkan kembali ke dalam tubuh. Pada hemodialisis, proses penyaringan dilakukan oleh suatu mesin dialisis yang disebut dengan membran dialisis. Jenis dialisis ini yang banyak dilakukan di Indonesia. Sedangkan pada dialisis peritoneal, jaringan tubuh pasien sendiri bagian abdomen (perut) yang digunakan sebagai penyaring. Biasanya dialisis dilakukan 2-3 kali seminggu selama masing-masing 4-5 jam tiap kali proses.
Cuci darah harus dilakukan secara teratur untuk menghindari efek yang tidak diinginkan akibat penumpukan sisa metabolime maupun cairan dalam tubuh. Karena hanya bersifat menggantikan fungsi ginjal, bukan menyembuhkannya, tindakan dialisis harus dilakukan selama seumur hidup, kecuali pasien melakukan transplantasi ginjal. Pasien juga perlu mengatur pola makan dan minumnya untuk keberhasilan terapi dialisis. Dengan berpikir positif dan menjalankan terapi dengan sungguh-sungguh serta mengikuti segala petunjuk dokter, bukan tidak mungkin pasien gagal ginjal tetap dapat menjalani hidup secara normal.

TESTIMONY MINYAK BUT BUT

LIMA TAHUN KEBERSAMAN KAMI SEKELUARGA DENGAN MINYAK BUT-BUT
Testimony Eviaty, Cilangkap



Awal mula kami sekeluarga mengenal minyak but-but ketika anak saya yang nomor satu Hanna berusia 5 tahun (2004) terbentur pintu keningnya persis di atas kelopak mata sebelah kiri, luka terbuka dan terinfeksi sampai mengeluarkan nanah. Guru TK-nya menganjurkan menggunakan minyak but-but. Alhamdulilah dengan tekun dan telatin luka tersebut diolesi minyak but-but sembuh dan merapat dengan sendirinya.

Berlanjut kami sekeluarga rutin menggunakan minyak but-but sebagai obat luka, maklum anak-anak sering bermain dan kadang kala terluka. Peristiwa yang tak terlupakan ketika anak saya yang nomor lima Jakfar usia 1 tahun (2006) terdapat benjolan sebesar kelereng di ketiak sebelah kanan. Menurut Dokter itu adalah benjolan getah bening.

Saya rutinkan anak saya minum habatussauda, madu dan mengoleskan minyak but-but pas pada benjolan tersebut. MasyaAllah saya menyaksikan kekuasaan Allah. Dari hari ke hari saya melihat benjolan itu seperti bola merah yang berakar serabut mencari jalan untuk keluar. Bola itu akhirnya keluar dan pecah. Kulit anak saya merapat dengan sendirinya tanpa jahitan. Allahu Akbar

Kembali minyak but-but berperan ketika kedua anak saya disunat (2008). Luka sunatnya saya olesi minyak but-but alhamdulillah cepat sembuh dan mengering. Teman Tk anak saya yang keempat (2009) di pahanya terkena luka bakar akibat menyentuh knalpot motor panas. Luka tersebut tetap saja basah walaupun sudah berobat ke dokter dan diolesi salep. Saya memberikan minyak but-but kepada orang tuanya. Alhamdulillah lukanya kering dan sembuh.

Ibu teman saya menderita luka di kaki dikarenakan gula darahnya yang meningkat sampai 400. Luka yang basah dan membusuk tersebut sampai menyebabkan dua jari kakinya gugur sendiri. Ibu teman saya tidak bisa berjalan, semua
aktifitas dilakukan dengan berbaring. Saya berikan minyak but-but, alhamdulilah Allah yang mengijinkan kesembuhan atas ibu teman saya. Lukanya mulai sembuh dan mengering, sekarang sudah bisa berjalan.

Peristiwa yang paling anyar adalah ketika kedua anak saya diserang menyakit kulit. Koreng yang melebar dan meluas, berpindah-pindah dari kulit yang satu ke kulit yang lain. Setiap malam saya telusuri badannya kalau ada bentol-bentol kecil langsung saya olesi minyak but-but. Ditambah dengan minum habatussauda dan madu alhamdulillah sudah sembuh .

Saya yakin tiada penyakit tanpa obat, maka ihtiarlah untuk mencari obatnya dan bertawakkal kepada Allah.

Kamis, 21 April 2011

Radix Coffee Wonders of Nature in the Delicious Taste


Radix Coffee Wonders of Nature in the Delicious Taste

Savor Coffee Radix:
Eliminate Joint Pain and lumbago and rheumatic arthritis disease occurs results from inflammation caused by an imbalance in temperature. This imbalance has led to excess temperature asid (acidity), such as uric acid that causes gout. Radix coffee will work diuretic (increasing urine) by balancing the temperature and asid. There are many testimonials that tell the excess use of Radix that can eliminate back pain and knee. Fever HotCoffee Drinks Radix will relieve fever if taken about the first time since the material in Radix will increase imuniti system to kill germs that invade the body. The content of bioflavonoids will increase the return activity imuniti cells by accelerating the movement to a place with an infection. Coffee Drinks Radix will cause the urine to many, sweating and felt thirsty. Thirst is making the patient drink plenty of water in which the body temperature will re-stabilize.
Smallpox / Cancer Materials known as quassinoid contained in anti-tumor Radix is a material that can eliminate smallpox in the brain. This is reinforced by the study Dr. Aziz Hamid from Universiti Putra Malaysia (UPM) in 2000. In testimony is the case, the HPA has a record of smallpox in the brain heal after patients were given Radix with Omega3 and Spirulina.
Radix For Women Radix has antioxidant substances that may neutralize free radicals that cause various diseases. For women who face the problem of vaginal discharge, discharge of this liquid can be eliminated by just drinking coffee Radix, as well as senggugut. Radix coffee has detoxifying properties which can remove toxicity in the liver (l ever ) and improve blood circulation. For women the menopause, they need pytoestrogen and calcium for bones and this bterdapat in Coffee Radix.
Coffee Radix For Patients Diabetes and High Blood Radix also contain adequatebetasitosterol and stigmasterol , who works as hypoglycemic (menurunkankadar sugar). Diuretic Double Strength Coffee making Radix is also used to treat hypertension.
Coffee Radix To Power Impression aphrodisiac to increase power and very good man when synergized with Omega3. How does it work? One study conducted at the Universiti Malaya (UM) showed that rats given 480% Radix showed the addition of male hormones when female rats gave birth to male children over female children with a ratio of 3:1.
Radix coffee contain adequate seven herbs options : 1. Tongkat Ali / pegs Earth (aphrodisiac / ANTIOXIDANT) for energy and fertility 2. Eye Pelanduk (diuretic) for joint problems 3. Teja Lawang (carminative) for balancing the wind 4. Sugarcane Elephant (antidote) to eliminate the poisoning 5. Mengkudu Forest (LAXATIF) for digestion 6. Halban (IMUNITI) to maintain stamina and immunity of the body 7. Larak Forest (cardiotonic) to increase milk
Composition: 15 sachets per box
Dosage : May be taken so the 6 sachets a day

BOCAH 5 TAHUN MERAWAT IBUNYA YANG LUMPUH

Surabaya - Kesetiaan Muhammad Aditya atau Adit (5) yang menjadi perawat ibunya yang menderita lumpuh, mendapatkan pujian dari Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf alias Gus Ipul. Dia janji akan menjenguk dan memberikan bantuan.

"Hebat ya masih anak kecil. Ya harus dibantu. Menurut saya sih anak segitu harus dibantu," kata Gus Ipul kepada wartawan usai sidang paripurna di gedung DPRD Jatim Jalan Indrapura, Kamis (21/4/2011).

"Dan dicatat alamatnya. Nanti saya akan tengok ke sana," tuturnya. Selain memberikan bantuan, pemprov juga akan berkoordinasi dengan Bupati Nganjuk untuk memperhatikan nasib Adit dan keluarganya.

"Saya salut lah dan harus diapresiasi. Nanti akan koordinasi dengan pak bupati," jelasnya.

Adit dan keluarganya menempati rumah kontrakan di Jl Wilis gang IIA. Adit, demikian Muhammad Aditya biasa disapa, menjadi perawat ibunya di saat sang ayah menjalankan aktivitas pekerjaan di luar kota. Mulai dari membersihkan rumah, mencuci dan menjemur pakaian, hingga menyiapkan air mandi untuk sang ibu yang hanya bisa terbaring di kasur, dengan tulus dilakukannya.

Adit adalah anak satu-satunya yang dimiliki Sunarti dari pernikahannya dengan suami kedua yakni Rudi (45) asal Jombang. Dari pernikahan pertamanya wanita asal Tambak Sawah, Sidoarjo dikaruniai 3 anak laki-laki, yang saat ini sudah tinggal terpisah darinya.

Kisah pilu itu mulai terjadi saat Adit berusia setahun, tanpa sebab yang pasti mendadak Sunarti tak lagi bisa menggunakan kakinya untuk berjalan. Bahkan organ tubuh dari pinggang ke bawah saat ini sudah tak lagi berfungsi.

Sementara sang ibu sejak mengalami kelumpuhan 4 tahun lalu belum sekalipun mendapat penanganan medis. Selama ini hanya pengobatan alternatif yang dituju dengan alasan keterbatasan kemampuan ekonomi.

Saat ini Sunarti sepenuhnya menggantungkan hidupnya kepada Adit, meski
dengan segala keterbatasan yang ada. Rudi, suaminya saat ini hanya pulang seminggu hingga dua minggu sekali untuk mengantarkan uang hasil bekerja, selebihnya banting tulang di luar rumah.

Sedangkan Adit harus menjadi perawat ibunya di tengah kelumpuhan. Pekerjaan rumah tangga, sepeti mencuci piring dan baju, menanak nasi dengan peralatan sederhana, menyapu dan mengepel lantai serta menyiapkan air mandi untuk sang ibu sudah menjadi rutinitasnya.



Bagi pembaca yang ingin menyumbangkan sebagian rezekinya untuk meringankan keluarga Adit bisa disalurkan melalui baksos yang digalang Detik Surabaya Community (DSC).
 Hingga Pukul 12.00 Wib hari ini, bantuan yang terkumpul (sementara) berjumlah Rp 24 Juta.

Rabu, 13 April 2011

GAMAT PENURUN PANAS


PDF Cetak E-mail


Anak saya yang baru berumur 2,5 tahun mengalami sakit panas tinggi. Memang jika diberi minum penurun panas, panasnya menjadi turun, tetapi sebentar kemudian, panas badannya naik lagi.
Karena khawatir jika terkena Demam Berdarah (DBD), saya bawa ke dokter untuk periksa darah. Tes darah menunjukkan jika anak tersebut positif terjangkit tipus. Lalu disuruh minum antibiotik. Meski sudah
habis antibiotik 2 botol, sakitnya belum sembuh, panas badannya masih tinggi, terlebih di malam hari. Kecuali jika diminumkan obat penurun panas.

Karena was-was, saya bawa lagi ke dokter untuk periksa darah. Ternyata sakit tipesnya belum sembuh (meski sudah diberi minum antibiotik 2 botol). Lalu dokter memberi antibiotok satu botol lagi. Saya kasihan sama anak tersebut jika harus meminum antibiotik terus-menerus. Saya putuskan untuk tidak meminumkan sama sekali anti biotik botol ketiga itu. Sebagai penggantinya, saya beri minum gamat saja tanpa yang lain.

Ternyata, baru minum sekali, panasnya turun, dan yang membuat saya bersyukur lagi, hidungnya yang meler akibat pilek, menjadi sembuh. Pilek seperti hilang begitu saja.
Ternyata, tidak hanya anak tersebut yang pileknya sembuh. Kakaknya yang baru berumur 6 tahun pun pileknya sembuh. Hidungnya tidak lagi meler. Padahal baru diberi minum Gamat sekali saja.
Sekarang, untuk menjaga kesehatan, saya minumkan Gamat setiap hari. Saya tahu persis jika kandungan proteinnya cukup tinggi.

Sudah Tidak Pakai Obat Penurun Panas Lagi
Bagi anda yang memiliki anak kecil, pasti di rumah sedia obat penurun panas. Dan dipastikan obat tersebut adalah obat kimia.
Sebelum berkenalan dengan ekstrak tripang/gamat , saya cukup boros dengan obat penurun panas.
Maklumlah, anak saya 3 orang laki-laki semua, masih kecil-kecil. Jika salah satu sakit panas, hampir dipastikan, yang lain akan tertular (bergantian). Meski makanan dan minuman selalu dijaga, karena mereka tinggal satu rumah, sulit untuk dicegah supaya tidak tertular.
Setiap terserang panas, entah siang atau malam, langkah pertama adalah meminumkan obat penurun panas. Jika panas tidak turun, baru di bawa ke dokter, dan dipastikan akan dikasih antibiotik.
Alhamdulillah, sejak berkenalan dengan Gamat, saya sudah tidak menggunakan obat penurun panas kimia lagi. Cukup dengan meminumkan satu sendok Gamat, dan tunggu beberapa saat (jam), panas akan turun. Gamat sangat aman dikonsumsi segala usia, karena obat alami dan mengandung zat gizi yang cukup tinggi.

Lupus Sembuh Dengan Gamat

PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh AdeYM   

Penderitaan itu seperti merampas kebahagiaan Dewi Anggraeni yang baru saja menikah. Delapan purnama seperti bergulir lebih cepat ketika ia lemas, pegal, lambung perih, sering muntah, serta kehilangan keseimbangan. Ia mengira masuk angin, sehingga hanya membeli obat yang dijual bebas.
Lebih dari seminggu, sakit dan letih tak kunjung membaik. Itulah sebabnya ia memeriksakan diri ke dokter. Ahli medis mendiagnosis ia terlalu lelah bekerja sehingga hanya diberi vitamin. Toh, kondisinya kian memburuk. Naik tangga berjarak 5 meter, ia butuh satu jam dengan keringat dingin tak henti mengucur. Kian hari kesehatan Dewi semakin menurun, sehingga ia hanya bisa terbaring di tempat tidur.

Lupus sendi
Pada penghujung 1997 ia dirujuk ke dokter darah Rumah Sakit Pusat Pertamina. Ia menjalani tes serologi dan imunologi. Anti ds DNA (anti double stranded DNA) melebihi ambang batas dan ANA (anti nuclear AB) Anda positif, kata dr Dewata Dermawan SpPD, dokter hematologi dan onkologi yang memeriksa Dewi. Lazimnya kisaran anti ds DNA adalah 0 - 200 IU/ml sedangkan Dewi 258 IU/ml. Anti ds DNA dan ANA adalah penanda aktivitas penyakit lupus. Selain itu nilai laju endap darah (LED) juga jadi parameter lupus, dengan kisaran normal 0 - 15 mm/jam.
Pada 1997, hampir tak ada informasi tentang penyakit lupus. Ia mengira dokternya bercanda. Ia terkena lupus yang menyerang sendi, karenanya sulit bergerak, kata dokter yang kini berpraktek di Rumah Sakit Internasional Bintaro, Tangerang. Sejak saat itu Dewi mulai menenggak obat-obatan mengandung steroid dan metrotreksit untuk kanker. Obat itu dikonsumsi agar serangan lupus tidak meluas ke organ tubuh lain.
Sebulan kemudian, penderitaan wanita berkulit putih bersih itu justru bertambah. Wajahnya membulat - dikenal dengan istilah moonface - , kulit kering, tulang-tulang linu setiap saat, lambung perih meronta. Ia lantas meminta obatnya diganti, tetapi apa daya, peredam penyakit lupus memang hanya steroid. Oleh karena itu, obat-obatan dokter ditinggal, beralih pada refleksi, terapi jus, dan meminum suplemen di bawah pantauan dokter. Yang paling penting, ia tidak meminum obat yang merusak ginjalnya, kata dokter alumnus Universitas Indonesia itu. Jika ginjal rusak, obat-obatan justru memacu kematian karena tak ada organ pengolahnya.
Pada awal 2003 rekannya menyodorkan suplemen berbahan teripang. Ia meminumnya dengan dosis 2 sendok makan 3 kali sehari. Dampaknya, tidurnya nyenyak. Penderita lupus kerap terbangun pada malam hari karena saraf terhentak. Kemudian ia sanggup berjalan tanpa dipapah, duduk tanpa bantalan, berenang, dan ia pun diperbolehkan mengikuti program hamil. Kini penampilannya lebih segar, rambut tebal, dan kulit lembut bersinar.
Tes laboratorium dilakukan setelah 2 tahun rutin mengkonsumsi teripang. Hasilnya, nilai anti ds DNA hanya 5,7 serta laju endap darahnya menurun menjadi 8 mm/jam dari sebelumnya 67 mm/jam. Kondisinya memang membaik tapi bukan berarti sembuh. Dalam dunia kedokteran, lupus tidak bisa disembuhkan dan belum ada obatnya. Asal mengontrol diri terhadap makanan dan tidak terkena sinar matahari berlebih, derita lupus takkan menjangkit. Ginjalnya tetap oke, sama sekali tidak masalah. Untuk penderita lupus memang sebisa mungkin obat kimia dihindari, kata dr Dewata sambil mengakui pasiennya memiliki kondisi jauh lebih baik.

Antidiabetes
Khasiat produk teripang Stichopus hermanii juga dirasakan oleh dr Pieter A.W Pattinama, MPH. Derita diabetes mellitus sejak 1972 tak kunjung sembuh. Kadar gula darahnya 500 mg/dl. Luka di telapak kaki mantan direktur Rumah Sakit PGI Cikini, itu Jakarta, terus menganga. Pria 59 tahun itu wajib menyuntik insulin 3 kali dengan dosis 30 unit/hari dan mengkonsumsi Diamicron. Untuk mempercepat penyembuhan, dokter itu rutin menjalani terapi ozon. Kaki dibungkus dengan plastik berisi gas alam. Hasilnya, luka itu menutup dan sembuh.
Namun, pada awal Februari 2003 luka itu kambuh kembali, terdapat lubang sedalam 6 cm dan lebar 10 cm x 10 cm. Setelah operasi lukanya bersih dari nanah tetapi tak menutup walau di terapi ozon. Dokter di rumah sakit menganjurkannya diamputasi atau transplantasi kulit agar lukanya lenyap. Lantas, ia mengganti dengan terapi akupuntur yang membuat peredaran darah meningkat.
Itu dibarengi mengkonsumsi jeli teripang. Sedikit demi sedikit luka menutup. Konsumsi teripang menurunkan nilai gula darahnya menjadi 160 mg/dl dalam 2 bulan. Itu sebabnya suntikan insulin menjadi 3 kali 15 unit per hari dan hemoglobin darahnya juga meningkat dari 9 menjadi 15 g/dl. Dokter yang juga dosen di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia itu yakin, teripang membantu penyembuhan dan meningkatkan kesehatan tubuh.

Berbagai penyakit
Beragamnya kandungan gizi Stichopus hermanii menyembuhkan beberapa penyakit (baca: Penyembuh dari Dasar Samudera halaman 52). Selain lupus dan diabetes, gamat - sebutan teripang di Malaysia - telah mengembalikan detak jantung Taurini, pengidap jantung bocor sejak lahir. Lima tahun lalu ketika berusia 47 tahun, ia kerap pingsan dan 8 kali bolak- balik ke rumah sakit dalam satu bulan. Dokter bilang harus dioperasi, tak ada jalan lain , itu berarti saya butuh seratus juta, kata ibu 3 anak itu.
Lantaran terimpit biaya, operasi itu batal. Obat dokter berupa Asparca, Ascardia, dan ISDN yang semestinya menjadi obat seumur hidup juga dihentikan. Semua kerabat dipanggil untuk melihatnya terakhir kali. Saat itulah sepupunya datang membawa jeli teripang dan menganjurkan rutin meminumnya. Dalam seminggu bobot tubuhnya naik 10 kilogram dan dokternya terkejut melihat ia mampu berjalan dan wajahnya berseri. Paling tidak kondisi saya jauh lebih baik tanpa harus operasi, katanya.

Stroke yang diderita Hendriyati Kaban, Sri Lestari Th eedens, dan Iwan juga enyah. Akhir 30 Oktober 2004 ketika Sri beranjak bangun pagi, kaki dan tangannya tak bisa digerakkan, nilai tekanan darah pun melonjak naik ke angka 180/130. Setelah 2 minggu megkonsumsi teripang, sarafnya kembali normal dan tekanan darah turun menjadi 130/90.

Tak hanya orang dewasa yang mengkonsumsinya, bahkan bayi sekalipun aman menelannya. Ellsye, cucunya berusia 3 tahun, lepas dari penderitaan diare dalam hitungan jam. Padahal sebelumnya cucunya itu 20 kali bolak-balik ke peturasan.

Efek pada anak juga dirasakan dr Maria Theresia Karnadi MS, kepala Poliklinik Umum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Setidaknya itu terlihat dari hasil rapor 2 anaknya pada kelas 4 SD dan 3 SMP melesat dibanding sebelum mengkonsumsi gamat. Anak saya bilang mereka lebih konsentrasi, kata alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti itu. Walau penelitian mengenai efek gizi teripang terhadap penyembuhan penyakit belum ada, mereka yang selamat berkat gamat percaya, penyakit yang hinggap di tubuh mereka berangsur lenyap. Yang dibutuhkan hanya asupan rutin gamat dan pola hidup sehat.

PENYAKIT DAN RESEP HPA

Dustur Illahi
“Dan apabila aku sakit. Dialah Yang menyembuhkan aku. Dan yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali). Dan yang amat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari kiamat.” (Asy-Syu’araa: 80-82)
HERBA HPA UNTUK PENGOBATAN.
Penyakit Yang Diderita
Nama Product HPA (Herba Penawar Al Wahida)
Anemia Spirulina + Mengkudu +Omega3 + Health B
Atersklerosis Omega 3 + Teh Herba + Lohard
Kesehatan Anak Anak Omega 3 Kapsul + Spirulina + Teh Herba
Asam Urat Ardisia + Mengkudu
ASI lancar Omega 3 + Teh Herba
Asma Coscinium Plus + Teh Herba/Radix + Herba Tuju Angin + Minyak But But
Batuk Biasa Teh Herba + Madu + Malac
Belum Punya Anak (LK) Radix + Omega 3 Soft Gel + Teh Herba + Spirulina
Belum Punya Anak (PR) Paramaria Plus + Omega 3 Soft Gel + Teh Herba + Spirulina
Bronchitis TBC Shark Cartilage + Spirulina
Batu Empedu Malac + Alac + Madu
Pasca Operasi Cesar Teh Herba + Mengkudu
Cegukan Minyak But But dicampur air hangat lalu diminum
Congek Kuping Coscinium Plus + Teh Herba
Cuci Darah Malac/Alac + Madu
Cacar Air Coscinium Plus + Mengkudu
Darah Rendah Health B + Malac + Omega 3
Demam Berdarah DTox + Radix
Diabetes Melitus Plantisol + Teh Herba + Malac + Spirulina/DTox
Endonutrosis Dheat + Sirih Hutan
Epilepsi Dheat + Malac
Flex Paru Anak Spirulina + Coscinium Plus + Teh Herba + Omega 3
Flex Paru Dewasa Shark + Spirulina + Teh Herba
Gondok Shark + Herba Senggugut/AloeVera
Sakit Haid Paramaria + Herba Senggugut
Nutrisi Hamil Teh Herba + Omega 3
Hernia Lendir Herba Tuju Angin (HTA) + Minyak But But + Omega 3
Hernia Pisang dibelah 4 + Ragi Tape (Pisang Tape)
Hydrocipalus Shark + Ficus
Hepatitis Teh Herba + Health B + Omega 3
Jantung Lemah DTox + Omega 3
Jerawat Coscinium Plus + Teh Herba + Bedak Jasmin
Jantung Berlubang Air gamat + Curcumin
Kaki Pecah Pecah Ampas Teh Herba + Mengkudu + Omega 3
Kanker Limfa Shark + Spirulina + Health B
Kanker Otak Shark + Radix
Kanker Rahim Shark + Paramaria + Herba Senggugut +HTA + Mengkudu + Teh Herba
Kanker Payudara Shark + Omega 3 + Mengkudu + Paramaria + FisalinB
Keputihan + Infeksi Dtox
Keputihan Biasa Paramaria + Herba Senggugut
Kista Paramaria + Plantisol +Omega 3 Soft Gel
Kurus Anak Anak Mengkudu + Omega 3
Limfoma Shark + Radix + HTA + Mengkudu + Spirulina + Teh Herba
Lupus ( SLE ) Spirulina + Radix + Malac + Teh Herba + Omega3 + Minyak But But
Maag (Gastrik) Herba Tuju Angin (HTA) + Radix/Teh Herba + Minyak But But Diminum
Malaria Vitex + Spirulina
Masuk Angin HTA + Mengkudu
Mencret 2 Minyak But But Diminum + Spirulina + Banyak Minum air putih
Migrain HTA + Omega 3 + Teh Herba/Teh Asiatica Plus
Myocart Imfark Curcumin + Spirulina + Omega 3 + Pelawas
Nafas Bau HTA + Coscinium Plus
Narkoba Dtox selama 6 bulan
Obesitas Teh Asiatica + Stoma K
Osteoporosis Radix + Spirulina /Health B
Patah Tulang Radix + HTA + Minyak But But + Lohard
Pengapuran Omega 3 Kapsul + Radix + Mengkudu
Prostat Kelenjar Shark + Sirih Hutan
Pneumonia Teh Herba + HTA + Malac + Shark Cartilage
Radang Tenggorokan Teh Herba + Malac
Rahim Turun Paramaria
Rheumatik Teh Asiatica + HTA + Omega 3 SoftGel
Sakit Gigi Coscinium Plus + Teh Herba
Sariawan Coscinium Plus + Teh Herba + Minyak But But Di Oleskan
Pasca Bersalin Paramaria + Omega 3
Sembelit Pelawas + Mengkudu + HTA (Herba Tuju Angin)
Sinus Coscinium Plus + Teh Herba + Madu
Stroke Dheat + Omega 3 + Mengkudu + Teh Herba
TBC Shark + Dtox/Shark + Morinda + Mengkudu + Teh herba
Typhus Spirulina + Herba Tuju Angin (HTA)
Tyroid Shark + Aloevera +/Herba Senggugut
Tonsil Teh Herba + Rosell + Malac + Coscinium + Spirulina
Usus Buntu Pelawas + Mengkudu
Varises Mengkudu
Wasir Ficus + Teh Herba + Minyak But But + Pelawas
Gloukoma Omega 3 SoftGel + Mengkudu + Teh Asiatica
Imunisasi Bayi Otem/THM diteteskan di lidahnya
Pendarahan Kelapa cengkir di belah 4 dan direbus
Mukos/Lendir Minyak Habbasauda


* Sumber data dari Travel Guide For Herbalis HPA
RUKUN PENYEMBUHAN
Rukun Penyembuhan Herba akan berkhasiat apabila pengamalannya memenuhi semua rukun-rukun yang ditentukan. Rukun-rukun herba diambil dari kisah seseorang yang meminta obat kepada Rasulallah saw. untuk menyembuhkan sakit perut. Kemudian Rasulullah memberikan madu. Setelah madu itu diminum ternyata tidak sembuh bahkan semakin parah. Kemudian diulanginya sampai empat kali. Baru pada kali keempat orang sakit tersebut sembuh.
Dengan demikian orang yang sakit perlu dibimbing agar memenuhi semua rukun penyembuhan sehingga mendapatkan khasiat paling optimal dari herba yang dikonsumsi.
Rukun penyembuhan ada 4, yaitu:
Tawakkal dan Keyakinan, tanpa ragu-ragu
Amalan yang terus menerus (istiqomah)
Berlaku tanda penyembuhan (direction of cure - DOC)
Dosis yang mencukupi
Keyakinan
Keyakinan merupakan pintu penyembuhan yang perlu dibuka terlebih dahulu. Keyakinan akan membangkitkan tenaga dalam yang amat penting untuk membantu mengembalikan sistem imunitas tubuh. Menggunakan herba dalam keadaan tidak yakin akan menjadi usaha yang sia-sia.
Simpul kedua yang harus dibuka adalah mengarahkan rasa cemas dan takut hanya kepada Allah. Selanjutnya simpul ketiga adalah mengembangkan sikap sabar atas ujian yang diberikan Allah swt.
Amal yang Berterusan
Amalan yang berterusan artinya istiqomah dan sabar dalam menunggu herba melakukan perbaikan ke seluruh tubuh (total healing). Apabila kita menyadari bahwa sumber penyakit datang dari makanan sehari-hari yang mengandung racun, maka sudah seharusnya menggunakan herba secara rutin pula sehari-hari. Penyakit timbul setelah sekian lama gangguan organ tubuh terjadi. Begitu juga obat, perlu waktu untuk menjalankan proses pemulihan sel-sel yang rusak.
Munculnya Krisis Kesembuhan / DOC
Krisis kesembuhan adalah tanda-tanda yang menunjukkan herba sedang bekerja yang dikenal dengan Direction of Cure (DOC). Di antara tanda-tanda DOC adalah sebagai berikut:
Bertambah keluar penyakit. Sering dijumpai seseorang menggunakan herba tampak semakin banyak penyakit keluar seperti pada perempuan yang keputihan, jerawat, dan lain-lain. Berpindah penyakit dari bagian tertentu ke bagian yang lain. Misalnya pada penderita asma setelah menggunakan herba menunjukkan gatal-gatal di kulit. Terasa sakit di bagian pinggang dan telapak kaki. Sistem syaraf mempengaruhi keadaan ini, di mana rasa sakit seolah-olah berpindah ke bawah terutama di sekitar pinggang atau langsung ke telapak kaki. Telapak kaki berhubungan dengan refleksi bagi perawatan seluruh tubuh. Mengulangi sejarah sakit. Pengulangan gejala yang tidak disadari telah terjadi di suatu masa dahulu.
Dosis yang Mencukupi
Penggunaan herba yang tepat adalah yang disesuaikan dengan berat badan orang yang bersangkutan. Dalam hal ini perbandingannya adalah 10 kg : 1 gr. Artinya setiap 10 kg berat badan, obat yang harus dikonsumsi adalah 1 gram setiap harinya. Hal ini termasuk semua herba yang disinergikan.
Jangan Lupa Bersedekah Karena bersedekah ternyata memiliki kekuatan ajaib untuk menyembuhkan berbagai penyakit, dan sesuai Sabda Rosulullah S.A.W ” Obatilah orang yang sakit diantara kalian dengan sedekah” ( H.R. Baihaqi) .
Selamat Mencoba & Semoga Lekas Sembuh